Contoh Cerpen Singkat

Contoh Cerpen – Pada saat duduk di bangku sekolah, kita semua pasti pernah diberikan tugas untuk membuat cerpen. Lalu apa sebenarnya pengertian dari cerpen? Cerpen adalah salah satu jenis karya sastra yang berbentuk prosa. Sama seperti dengan karya sastra yang lain, namun cerpen lebih pendek serta singkat. Berikut ini merupakan beberapa ulasan terkait cerpen dari para ahli:

Contoh Cerpen
  • Menurut Sumardjo dan Saini, cerpen adalah sebuah cerita yang tak benar – benar terjadi pada dunia nyata, ceritanya singkat, serta juga pendek.
  • Berdasarkan KBBI, cerpen merupakan sebuah tulisan tentang kisah pendek yang isinya tak lebih dari 10 ribu kata, dan berisi tentang seorang tokoh.
  • Nugroho Notosusanto dalam Tarigan menyatakan bahwa cerita pendek atau biasa disebut dengan cerita panjang yang tidak lebih dari 5 ribu atau melebihi 17 halaman dengan memakai spasi rangkap serta memusat pada satu orang.
  • Menurut Hendy, cerpen adalah suatu tulisan yang tak terlalu panjang yg berisi kisah tunggal.
  • Menurut Aoh. K.H, cerpen atau cerita pendek yaitu sebuah bentuk kisah prosa yg pendek.
  • Menurut J.S Badudu, cerpen yaitu sebuah karangan cerita yang berfokus hanya pada satu kejadian saja.
  • Menurut H. B. Jarsin, cerita pendek atau cerpen adalah suatu bentuk dari sebuah karangan yg cukup lengkap serta terdiri dari 3 bagian yaitu perkenalan, pertikaian, dan penyelesaian.

Struktur Cerpen

Berikut ini adalah beberapa bagian struktur dari cerpen, antara lain sebagai berikut ini:

  1. Abstrak biasanya terdapat pada bagian awal yang berisi rangkuman singkat tentang penggambaran awal dari cerita yang akan terjadi dalam cerpen tersebut.
  2. Orientasi biasanya berhubungan dengan rentang waktu kejadian, suasana yang berlangsung dan tempat yang dipakai.
  3. Komplikasi yaitu berkaitan dengan hubungan sebab serta akibat dari suatu kejadian yang terjadi.
  4. Evolusi biasanya berhubungan dengan pengarahan permasalahan yang akan menjadi semakin memanas.
  5. Resolusi biasanya berhubungan dengan penggambaran permasalahan yang sedang terjadi.
  6. Koda biasanya berhubungan dengan suatu hikmah atau nilai yang dapat di petik oleh para pembaca.

Ciri – Ciri Cerpen

Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri dari suatu cerpen antara lain yaitu:

  • Jalan cerita yang ada dalam cerpen biasanya lebih singkat dibandingkan novel.
  • Jumlah kata yg dimiliki sebuah cerpen tak melebihi 10 ribu kata dalam satu kali cerita.
  • Ide pokok atau inspirasi yang terkandung dalam cerpen ini terkadang bersumber dari pengalaman serta kehidupan sehari – hari.
  • Cerpen biasanya hanya menceritakan seorang tokoh saja, tak semua tokoh akan diceritakan.
  • Di dalam cerpen selalu seorang tokoh yang diceritakan sedang mengalami suatu masalah, sehingga diapun akan melakukan penyelesaiannya.
  • Kata yang dipakai dalam cerpen tersebut biasanya lebih sederhana serta mudah dimengerti oleh pembaca.
  • Cerpen cenderung menyampaikan sebuah kesan yang sangat dalam, sehingga pembaca pun dapat turut merasakannya.
  • Biasanya hanya tertulis satu buah kejadian saja yang dijelaskan.
  • Alur ceritanya hanya tunggal serta tak berubah–ubah.
  • Penggambaran para tokoh yang ada pada cerita tersebut cenderung sederhana dan tidak terlalu detail. 

Unsur-Unsur Intrinsik Dari Cerpen

  1. Memiliki tema, suatu cerpen memiliki inti/hal pokok yang akan diceritakan dalam sebuah cerita.
  2. Alur atau plot ini harus jelas karena merupakan jalan dari sebuah cerita. Alur ini terdiri dari 3 jenisnya, yakni alur maju, alur mundur serta alur campuran.
  3. Setting, yang dimaksud disini adalah bagian penjelasan mengenai waktu, tempat dan juga suasana yang terjadi.
  4. Tokoh, yaitu sosok yang diceritakan dalam sebuah karangan. Tokoh ada beberapa jenis, yaitu tokoh baik, tokoh jahat serta tokoh netral.
  5. Penokohan yang dimaksud disini adalah suatu bentuk penggambaran tokoh beserta dengan sifat–sifat yang dimiliki. Dalam penokohan ini terdapat dua cara dalam menentukan penokohan, yaitu melalui metode analitik serta metode dramatik. Metode analitik merupakan suatu metode penokohan yang dijelaskan secara langsung. Misalnya dia adalah anak yang pemberani, rajin serta pandai. Metode dramatik yaitu suatu metode penokohan yang dijelaskan secara tak langsung. Pemaparannya dapat dilakukan lewat penggambaran kebiasaan atau cara berpakaian.
  6. Sudut pandang, adalah suatu perspektif yang dipakai oleh si pembuat cerita pendek. Sudut pandang ini ada 4 jenisnya, diantaranya sebagai berikut ini:
    • Sudut pandang orang pertama (biasanya memakai istilah “Aku”). Misalnya, hari minggu aku pergi ke supermarket, membeli beberapa bahan masakan untuk ibu di rumah dalam rangka menyambut hari ulang tahun sahabat spesialku yaitu Ani.
    • Sudut pandang orang pertama pelaku sampingan (maksudnya adalah tokoh yang bernama aku bukanlah pemeran utama, namun sebagai seorang yang ada tetapi tak begitu di fokuskan). Contohnya Lusa aku serta teman–teman berangkat study tour ke beberapa kota yang terdapat di Indonesia. Kami semua sangat senang dapat meluangkan waktu bersama. Tetapi aku dan satu temanku mengalami kecapean sehingga kami jatuh sakit. Temanku yang bernama Ratih ternyata mengalami anemia sehingga ia mengalami pusing serta mual lebih parah dari aku.
    • Sudut pandang orang ketiga serbatahu (pengarang cerita biasanya menceritakan tokoh bernama dia dengan sangat detail sekali). Misalnya, dia merupakan salah seorang anak orang kaya yang terdapat di indonesia, orang tuanya terkenal di seluruh jagat raya ini. Banyak sekali yang pengen jadi teman dekatnya di sekolah. Tetapi ia terlalu sombong dan suka memilih–milih teman.
    • Sudut pandang orang ketiga pengamat (maksudnya disini adalah pengarang cerita hanya menjelaskan apa yang dilakukan, apa yang dialami, apa yang dipikirkan oleh tokoh dia serta terbatas hanya fokus pada satu orang saja). Misalnya, aku tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi padanya, ia beberapa akhir ini memang terlihat murung dan selalu bersedih. Memang kemarin terdengar berita bahwa kucing kesayangannya mati. Kucing yang ia pelihara sejak usia masih di bangku sekolah dasar.
  7. Amanat biasanya merupakan pesan atau nilai atau juga hikmah yang dapat diambil serta di petik oleh para pembaca setelah membaca karangan cerita tersebut.

Unsur Ekstrinsik Dari Suatu Cerpen

Jika ada unsur instrinsik, tentu saja ada unsur ekstrinsik, yaitu sebagai berikut ini:

  • Latar belakang masyarakat, biasanya kondisi latar belakang pada masyarakat ini akan mempengaruhi isi serta jalannya cerita.
  • Latar belakang dari pengarang, yaitu kebayakan dari seorang pengarang biasanya akan membawakan cerita berdasarkan pengalaman pribadinya.
  • Biografi, merupakan suatu biodata secara lengkap yang secara jelas akan menjelaskan secara menyeluruh.
  • Kondisi psikologis, biasanya merupakan suatu kondisi suka duka, sedih serta senang dalam sebuah cerita yang dipengaruhi oleh mood dari penulis.
  • Aliran sastra, aliran sastra ini biasanya akan mempengaruhi gaya bahasa yang terdapat dalam cerita tersebut.

BACA JUGA: Contoh Puisi Pendek Baru tentang Pendidikan, Kehidupan, Ibu, Guru

Berikut ini adalah beberapa contoh cerpen yaitu sebagai berikut:

Contoh Cerpen Singkat Terbaik

Cerita Pendek Singkat

Contoh Cerpen Remaja Persahabatan

Selain kisah romantis, ternyata ada juga cerpen remaja yang tak kalah terkenal yaitu cerpen dengan tema persahabatan. Sehingga pembaca bakal selalu disuguhkan dengan kisah manis dan indah persahabatan para remaja. Berikut ini adalah contoh cerpen persahabatan remaja yang bisa dijadikan referensi untuk para membaca, lumayan buat ngisi waktu luangnya ya:

Kita Belum Jadi Apa-Apa

Dio sedang jalan ngikutin Erwin dari belakang bahkan tak mempedulikan saat Erwin lagi ngoceh dan minta Dio untuk berhenti mengikutinya. Sampe akhirnya mereka akrab dan Erwin pengen nerima Dio sebagai temannya. Sehingga saat di sekolah ataupun pulang mereka selalu bareng-bareng. Dio selalu menemani Erwin jalan menuju rumahnya yang tak jauh dari terminal.

Erwin bilang kalo rumah Dio searah dengan terminal dan jalan bareng Dio lumayan tak membuat perjalanan berasa melelahkan walaupun cukup jauh. Hal itu terus berlanjut sampe pada suatu hari Erwin berasa curiga dengan Dio yang selalu tak mau saat Erwin hendak menemaninya nungguin angkutan. Saat Erwin harusnya pulang justru ia ngeliat Dio dari jauh dan benar aja semua keanehan terjawab sudah. Dio naik sebuah mobil pribadi mewah yang berhenti pas di terminal.

Erwin telah curiga sejak pertama kali Dio yang kayak anak orang kaya, kenapa harus naik angkutan umum. Tentu saja Erwin marah sama Dio yang berbohong padanya dan mereka bertengkar cukup hebat esok harinya. Saat itu ucapan Dio bikin Erwin sadar “Gue bukan mau nipu elo, tapi gue benaran mau sahabatan sama elo Win” ujar Dio. “Kenapa anak orang gedongan pengen main sama anak pemulung kaya gue” Dio mendaratkan pukulan tepat di wajah Erwin hingga dia jatuh tersungkur “Yang tajir itu orang tua gua, trus yang pemulung itu orang tua elo, bukan kita. Saat ini kita belum jadi apa-apa. Gue tulus pengen jadi sohib elo yang juga tulus sama gue, gak pernah manfaatin uang gua” Erwin akhirnya nangis terharu setelah denger sahabatnya yang selama ini rela bohong dan jalan jauh demi biar bisa bareng dia.

Gak boleh sombong, itu kira-kira pesan dari contoh cerpen diatas. Semoga contoh cerpen diatas dapat menginspirasi ya.

Contoh Cerpen Pendidikan

Wirausaha

Yola merupakan mahasiswi lulusan pertanian yg memilih berwirausaha daripada bekerja kantoran. Uniknya, yang ia jual adalah produk olahannya sendiri yang ia racik dari penelitian yang ia lakukan di kampus, yaitu sambal dengan campuran rumput laut yang ekonomis serta sehat.

Awalnya ia menjualnya di kalangan teman kuliahnya sampai dosen serta staf kampus. Selain harganya yg relatif terjangkau sesuai dengan keuangan mahasiswa, ternyata produknya juga menyehatkan.

“Yol, apa sih yang bikin kamu lebih suka berwirausaha? Padahal kamu itu masuk dalam jajaran mahasiswa berprestasi loh. Kamu dapat masuk perusahaan manapun dengan gampang bahkan tanpa tes. Apalagi produk sambalmu itu kamu jual dengan harga yang murah, gimana kamu bisa dapat untung?” Tanya salah seorang temannya yang penasaran.

“Iya emang aku bisa aja menjual produkku ini dengan harga yang tinggi jika aku mau. Pasti juga laku dan untung. Apalagi bagi orang yang ngerti kesehatan. Aku juga bisa aja kerja di perusahaan bonafit dengan gaji yang besar. Tetapi mohon maaf ya teman-teman, aku kuliah tinggi- tinggi bukan untuk uang atau balik modal dari seluruh biaya yang aku udah keluarin. Tetapi aku bahagia jika pekerjaanku dapat bermanfaat untuk orang lain baik dari segi biaya serta kesehatan mereka.” Jelas Yola.

Mendengar penjelasan Yola, temannya seketika langsung terdiam.

Unsur intrinsik dalam contoh cerpen tersebut adalah sebagai berikut:

  • Temanya yaitu pendidikan karakter
  • Tokoh dan penokohan yaitu:
    • Yola: dermawan, tidak sombong, peduli, sederhana
    • Teman Yola: to the point serta pandai
  • Alurnya cenderung flashback
  • Latar yaitu :
    • Latar tempat: rumah
    • Latar waktu: ramah
    • Latar suasana: sepi
  • Gaya bahasanya cenderung lugas
  • Sudut pandangnya orang ketiga tunggal
  • Amanatnya adalah setinggi apapun pendidikan kita bukan sebuah aib jika pekerjaan kita tak sesuai dengan jurusan. Bahkan dengan bisa buka usaha sendiri serta memasarkannya murah pun sudah bisa sebagai perwujudan kepuasan.

Contoh Cerpen Liburan

Liburan Kenaikan Kelasku

Pembagian rapot telah dilaksanakan kemarin di sekolahku. Aku dinyatakan naik ke kelas XII dengan nilai yang lumayan baik. Walaupun aku tak masuk rangking, tapi aku tetap bahagia karna bagiku yang lebih penting adalah aku bisa naik kelas dan tak dapat remidi. Akhirnya aku pun dapat menikmati liburan panjang dengan bahagia.

Telah terbayang olehku bahwa Ayah serta Ibu akan mengajakku liburan ke tempat wisata yang menyenangkan seperti biasanya. Bahkan, aku telah menyiapkan baju serta perlengkapan lainnya sejak dari jauh-jauh hari. “Kali ini aku bakal liburan kemana ya?” Tanyaku dalam hati. “Ah, kemana aja itu, yang penting liburanku bakal menyenangkan!”

Aku pun lalu menemui Ibu serta Ayahku yang kebetulan sedang ada di meja makan. Lalu aku pun berbincang dengan mereka, “Ayah, Ibu, Bagaimana kalau liburan semester ini kita ke Raja Ampat? Aku ingin sekali kesana” Ayah dan Ibu kelihatan saling pandang, dan Ayah pun kemudian berkata, “Nak, kali ini kamu berlibur sama Ibu di rumah, ya. Soalnya, Ayah sekarang ini sedang ada tugas di luar kota. Nanti kalo ada waktu libur lagi, Ayah janji kita bakal liburan lagi kayak biasanya.” Aku kecewa dengar pernyataan itu. Tapi, aku hanya dapat menerima keputusan dari Ayahku.

Hari-hari liburan pun cuman bisa kulewati di rumah aja. Sebenernya, aku pengen sesekali pergi ke luar rumah, ntah itu sendiri atau sama teman. Tapi sayangnya, Ibuku melarang dan aku pun malahan disuruh bantu-bantu setiap pekerjaan rumah. Kalaupun aku pergi ke luar rumah, biasanya cuman ke pasar saja, itu pun juga ditemenin oleh Ibu.

Ibuku berkata bahwa aku gak boleh keluar rumah karena Ibu pengen ngajarin cara mengurus rumah, masak, nyuci, dan menyetrika baju selama libur sekolah ini. Ibu mengajariku hal-hal itu supaya aku bisa mandiri kalo suatu saat nanti aku kuliah atau kerja di perantauan.

Selain ngajarin hal-hal itu, Ibu juga ingin agar aku fokus belajar di rumah buat nyambut ujian nasional dan beberapa ujan lain yang bakal aku jalani nanti. Jujur aja, sebenernya aku ingin nolak apa yang Ibu suruh kepadaku. Tapi, apa boleh buat, aku cuman bisa terima dan ikut aja apa yang Ibu kasih tau ke aku.

Pada suatu sore, Ibu tiba-tiba ketuk pintu kamarku. Aku pun segera buka pintu dan berkata, “iya bu, ada apa?”

“Kamu sekarang mandi yaa. Ibu tunggu di luar.”

“Loh, kita emang mau kemana, Bu?”

“Ibu mau ajak kamu jalan-jalan ke taman kota. Ya, itung-itung liburan lah, masak mau di rumah terus sih?”

“Hah, yang bener buk? Okelah kalo begitu, aku mandi dulu yaa, Bu.”

Habis mandi, aku sama Ibu pun langsung bergegas ke taman kota. Walaupun cuman jalan-jalan di sekitar taman kota, tapi entah kenapa aku merasa seneng banget. Entah mungkin karna beberapa hari kemaren terlalu lama di rumah, atau mungkin aja karena ini pertama kalinya aku jalan-jalan di taman ini setelah sekian lama. Ah, apapun itu, yang jelas aku bakal nikmatin suasana menyenangkan ini

Unsur intrinsik dalam contoh cerpen diatas adalah sebagai berikut ini:

  • Temanya liburan
  • Tokoh dan penokohan terdiri dari:
    • Aku: pendiam, serta berbakti pada orangtua.
    • Ibu: tegaa, sabar, telaten,dan  peduli
    • Ayah: sabar, penyayang, dan pekerja keras
  • Alurnya maju
  • Latar:
    •  Latar tempat: rumah, ruang makan, taman kota, serta kamar
    •  Latar waktu: pagi hari dan sore hari
    • Latar suasananya sepi,
  • Gaya bahasanya lugas
  • Sudut pandangnya orang pertama
  • Amanatnya adalah melatih anak supaya tak selalu berlibur saat musim liburan. Selain itu melatih anak untuk belajar mandiri merupakan pemanfaatan liburan yang paling penting.

BACA JUGA: Contoh Pantun Jenaka, Nasehat, Teka Teki, Cinta, Pendidikan, Agama

Contoh Cerpen Remaja Romantis

Sekarang ini kisah romantis emang punya cukup banyak peminat, semua itu karna kisah cinta yang akan membuat pembaca berasa terbawa dalam suasana keromantisan. Berikut ini adalah contoh cerpen remaja romantis yang bakal jadi referensi membaca kamu. Simak contoh cerpen berikut ini.

Cerita Pendek Remaja Romantis

Plester Cinta

Bola basket sedang mantul kesana-kemari ikuti arahan tangan remaja yang sedang asik berebut dan berlari. Sorak-sorai gembira serta histeris terdengar dari bangku penonton.

Walaupun hari ini merupakan pertandingan basket remaja putri tetap aja tak kalah seru saat remaja putra yang main. Semua itu karna emang mereka sudah cukup jago dan mampu buat siapapun terpesona.

Seorang cewek dengan rambut panjang terikat sedang berusaha bawa bola menuju ring lawan tapi ada hadangan yang terus terjadi. Sehingga akhirnya bolapun mampu masuk ring dengan membuat wanita bertubuh jangkung itu jatuh tersungkur karna melawan arus dari lawan itu.

Priiiitt suara wasit meniupkan peluit akhirnya menggema.

“Medis medis! Tania luka tolong” ujar wasit.

Seorang pria dengan tubuh mungil datang berlari dengan membawa kotak berisi P3K. Pertandinganpun mau tak mau akhirnya dijeda terlebih dulu.

Tania sudah dibawa ke pinggir lapangan sehingga pertandingan mulai berjalan lagi “Aku enggak kenapa-napa kok Do” ucap Tania kepada Rido yang sedang mengobati lukanya.

“Iya aku tahu, hati-hati kan bisa dong Tan. Kamu tuh cewek masak banyak lecet di mana-mana begini”

Tania cemberut “Terus kalo aku penuh luka kamu bakal enggak suka sama aku lagi gitu?” ucap Tania.

Rido lalu menempelkan plester pada dagu serta lutut Tania, setelah itu Rido mengacak-acak rambut Tania “Tenang Tan, aku bakal jadi plester kamu” ucap Rido.

“Kalau udah kelar diobatin bisa kalian pacarannya nanti dulu aja, pertandingan penting ini” kata seorang pemain yang berada sedikit ke pinggir lapangan.

Tania pun berlari dan mendekati wasit yang menandakan dirinya sudah siap kembali bertanding. Rido dan Tania sangat jelas berbeda, bahkan banyak yang meledek pasangan ini. Bagaimana tidak mereka ternyata mempunyai tinggi badan yang outlier dan yang lebih pendek disini adalah Rido.

Tetapi Rido sudah bertekad, bahkan saat ia memutuskan untuk mengikuti ekskul PMR itu semua untuk Tania. Supaya Rido bisa selalu mendukung Tania.

Itulah contoh cerita pendek romantis. Semoga menghibur ya. Selanjutnya adalah contoh cerita pendek persahabatan.

Cerpen Remaja Sedih

Cerita sedih emang punya peminatnya tersendiri, walaupun tak menyenangkan seperti cerpen remaja dengan tema yang romantis atau yang lainnya, ternyata cerpen sedih juga bisa mengaduk perasaan. Dimana seorang pembaca akan dibikin terpuruk, marah serta terharu saat membacanya. Berikut ini contoh cerpen dengan kisah sedih yang bisa jadi referensi kalian buat yang lagi bosen di rumah.

Seragam Reka

Matahari lagi malu-malu buat bersinar, justru embun yang dengan gampangnya menyeruak bikin pagi itu terasa lebih gelap serta dingin. Terlihatlah sosok remaja laki-laki yang lagi menggosok punggung tangannya untuk memberikan sedikit rasa hangat. Seragam putih birunya sama sekali tak membantu bikin tubuhnya hangat. Tapi dia masih bersyukur hujan tak turun dan bikin seragamnya makin kusam.

Dia terus memerhatikan lampu lalu lintas dengan sangat cermat hingga tak akan terlewatkan perubahan warnanya. Saat lampu berubah jadi merah, Reka jalan nerobos lalu lintas untuk menjajakan koran. Tak jarang kadang Reka nerima penolakan, bahkan ada yang beri tatapan sinis padanya. Sebenarnya apa sih salahnya? Ini kan pekerjaan halal bukan nyuri ataupun hal buruk yang lainnya.  “Woi Reka! Cepattan udah mau masuk nih” ujar seorang remaja yang pakek seragam putih biru kayak Reka yang lewat di depan Reka dengan motor miliknya. Reka tersenyum “Iya, ini bentar lagi gue nyusul kok” ucap Reka sambil menyusuri jalan yang mulai padat dengan kendaraan. Saat udah di pinggir jalan Reka masukin sisa korannya ke dalam tas. Walau masih sisa cukup banyak, Reka harus bersyukur karna hari ini emang sebesar inilah rezekinya.

Koran sisa ini tak bisa dijual lagi karna saat siang sudah tak ada yang nyari koran. Sedangkan Reka tak dapat melanjutkan berjualan karena jam masuk telah mulai mendekat. Namun seenggaknya hari ini adiknya di rumah dapat makan siang nanti setelah Reka pulang dari sekolah nya.

Walaupun sedih, semoga contoh cerpen diatas menginspirasi kalian semua ya.

Contoh Cerpen Cinta

Kisah cinta tentu saja hal yang sangat menarik untuk dibahas apalagi diceritakan dalam sebuah cerpen atau cerita pendek. Kisah romantisme sepadang sejoli memang tidak pernah kalak menarik dari cerita yang lain seperti cerita horor. Berikut ini adalah salah satu contoh cerpen cinta.

 Cerita Pendek Cinta

Cinta Buta

hari itu sabtu, yahh angin pun tau hari itu…
suasana hari itu emang tenang-tenang aja, padahal seorang insan yang kusebut diriku itu lagi tidak menentu dengan hatinya, …

ku gendongkan tas rangselku dan coba melangkah…
kiranya semua orang ngeliat kegalauanku, kurasa kagak!! mungkin cuman anak bayi bersayap doang yang tau…
karena ia yang selalu memandangiku dengan tatapan samar, yahh sesamar hari sabtu ini lah..
dia duduk di atap sebuah pertokoan…lalu melayang..

Pas di sebuah jalan pertokoan, aku jalan tepat di atas dia melayang, lalu lintas serta keramaian kota tidak begitu mempedulikanku seperti hati ini yang sudah lama tidak ada yang peduliin…
bayi bersayap itu makin deket, seakan akan pengen menunjukan sesuatu yang berharga tidaknya aku tak tahu..
dia ngikutin aku, lalu mengikutiku..dan sekarang dia pas di depan atas pandanganku..
kini aku yg coba mengikutinya…

sekarang kami saling kejar, kayaknya seperti race yang selalu aku tontonin tiap minggu..

orang-orang di jalanan tak tau aku ngejar siapa, mungkin cuman buat orang-orang yang galau seperti diriku yang tau..
aku terus ngejar, seperti aku pengen mengejar rahasia yang sepertinya ia akan tunjukin…
lalu bayi bersayap itu terbang makin pelan, sembari menunjukkan jari manisnya ke arah pojok sebelah kanan, pas banget di sebuah gang buntu…

aku seketika terdiam ”apa maksudnya yaa, tanya diriku dalam hati?”
seolah dia tau maksud pertanyaanku, lalu dia menjawab ”dia nunggu kamu”.

aku jadi makin bingung, bayi bersayap itu mengarahkanku mendekatinya…
yaah, seorang wanita muda pakek kaca hitam duduk di sebuah bangunan sederhana, yang mungkin aja istana baginya..

aku seolah pernah melihatnya, bahkan sering…tapi dimana yaa??

bayi bersayap itu lalu menghilang begitu aja, tetapi ku tak menghiraukanya…
karna aku masih penasaran sama gadis ini,…siapa dia yaa??
kemudian gadis itu motong perkataan hatiku….:
“kamu kemana aja?”

pertanyaan itu seolah-olah menguatkanku bahwa aku pernah temuin dia…akupun jawab dengan pelan-pelan:
“apa kau mengenalku, pernahkah kita ketemu, apa maksud kata-katamu tadi?”gadis itu menjawab:
“benar saja kau tidak seperti dulu, aku mengingatmu dan kau malah lupa…itu mungkin terasa adil bagimu”

aku makin tidak mengerti…
”aku ini rara, teman baikmu sewaktu kau tidak seperti sekarang yang begitu beda…”

kemudian aku tajamkan memori ingatanku, yaah benar aja aku mengenalnya…bahkan aku sempat suka dengannya semasa SMP bahkan sampai saat ini..

”sekarang aku cacat, mataku buta…itu karena aku pengen mencarimu, aku sampai luka demi kamu, aku sampai sakit juga demi kamu..sampai aku tidak bisa lihat sendiri bagaimana diriku ini, tetapi kamu?? kamu saat itu kemana??”
aku langsung meneteskan air mata saat dia mengucapkan hal itu, aku gak merasa malu ataupun kasihan tetapi aku merasa bersalah…

aku lalu menjawabnya dengan rasa agak gelisah:
”aku juga cinta dan berusaha mencarimu….tetapi tidak kunjung aku temui, seolah ingin aku nyerah rara. Tetapi setelah ket kini mu kamu, aku janji akan ada, bukan hanya ada yang menerima dengan adanya kamu…”

inilah sisi baiknya dia yang belum pernah aku dapatkan pada wanita lain….dengan hebatnya dia nerima aku, bahkan dia maafin semua kesalahanku dan ia ingin aku janji tak akan ninggalin dia lagi..

seakan pengen menebus kesalahanku yang dulu, akupun pengen sepertinya…ku keluarkan pulpen dari tasku dan ku tusukan tepat ke arah kedua bola mataku…terasa sakit..perih…

dan pandanganku sedikit demi sedikit mulai kabur, tidak lama kemudian jadi gelap tidak bercahaya…

beda dengan penglihatan menit-menit sebelumnya..
aku tidak ingin menjerit, tidak ingin nangis. karena aku tidak pengen dia tau. biar waktu yang mengizinkan ia untuk tahu…

tanpa tau betapa banyaknya darah yang telah mengalir di kedua bola mataku….
mungkin bagiku itu merupakan sebuah simbol bahwa aku sangat tulus mencintainya..
betapa sangat behagianya aku, walaupun dengan cara yang lumayan sakit. rasa bersalahku seakan berlahan mulai menghilang..

sekarang kita sama, kita saling cinta serta saling buta. tetapi cinta kita dapat melihat, hati kita yang akan meneranginya, rasa sayang kita yg  bakal menuntunnya….

Aku berharap ini merupakan awal dari kisah cinta kita…

Pas di hari sabtu, bayi itu datang padaku….entah dengan keajaiban apa aku benar-benar dapat melihatnya tersenyum,…

akupun segera tersenyum balik padanya, serta mengucapkan kalimat terimakasih sudah membantuku, cari cinta yang aku kagumi…
satu bulan berlalu, bayi bersayap itu tidak kunjung datang padaku, mungkin ia sudah bahagia dengan keluarganya, begitu pula dengan aku dan keluarga baruku…

Cinta Patok Tenda

Oleh : Nisa Huda

Sekarang adalah hari ke-3 aktivitas Perkemahan Saka Wirakartika (PERTIWIKA) yang dilakukan di Bumper Candra Birawa Karanggeneng. Peserta tiba dari berbagai wilayah yang ada di Jateng serta DIY. Kodim Salatiga juga mengirim dua kontingen yaitu kontingen Kota Salatiga serta kontingen Kabupaten Semarang yang diwakili oleh aku dan teman-teman.

Pada pukul 18.45 aku serta Efendi pergi ke lapangan utama demi ikut kegiatan anjangsana malam ini. Semua perwakilan dari masing-masing kontingen juga telah kumpu dilapangan. Pukul 19.00 tepat terdapat kakak panitia yang lagi merapikan barisan kami. Kami semua kemudian diajak keliling-keliling bumi perkemahan dan dikenalkan dengan Lurah Putra, Lurah Putri, serta Camat pada kegiatan Pertiwika. Setelah selesai keliling, kemudian kami diminta untuk kenalan satu sama lain serta meminta nomor handphone. Setelah kegiatan selesai lalu kami boleh kembali ke tenda masing-masing. Saat akan kembali ke tenda, ternyata ada seseorang yang panggil aku dari belakang.

“selamat malam kakak” ujar orang itu.
“selamat malam juga” jawabku
“boleh kenalan kah kak, soalnya tadi belum sempat kenalan sama kakak. Nama kakak siapa ya?”
“kalo namaku Fira, kalo nama kakak?”
“kalo namaku Fadhil kak, kakak dari kontingen mana yaa?”
“aku dari kontingen Kabupaten Semarang, kakak kontingen mana?”
“wah kita tetanggaan dong ya, aku dari Kota Semarang kak, boleh minta nomor handphone kah?”
“boleh dong kak 085456782341, ya udah yaa aku balik tenda dulu ya kak”
“makasih kakak.. selamat malam dan selamat beristirahat”

Besoknya aku dapat giliran buat jaga tenda, saat aku lagi bersih-bersih tenda tiba-tiba hpku berbunyi dan ku lihat ada sebuah pesan singkat dari nomer yang gak aku kenali. Pesan itu aku biarin aja, tetapi karena gak dapat respon dari ku nomer itu ternyata terus kirim pesan singkat padaku. Karna jengkel dengan pesan yg selalu datang akhirnya akupun balas pesan itu. Sekarang aku tahu siapa pengirim pesan itu, dia ternyata orang terakhir yang tadi malam minta nomerku pada saat kegiatan anjangsana. Setelah aku tahu itu nomer dari kak Fadhil kontingen Kota Semarang, lalu hp aku simpan lagi dan aku lanjut beres-beres tenda. Hari ini aktivitas tak begitu padat karena hari ini merupakan hari terakhir kegiatan dan esok habis upacara penutupan kami akan pulang ke daerah masing-masing.

Kegiatan siang ini yaitu relly yang menjadi puncak dari aktivitas perkemahan selama empat hari yang lalu, karena dalam relly ini selain jalan jauh dalam perjalanan tersebut juga terdapat pos-pos buat nguji materi yang sudah diberikan. Dalam perjalanan kami tak lupa nyanyikan yel-yel berulang-ulang dengan tegas yang bakal kasi tanda bahwa kami masih semangat mengikuti kegiatan ini meskipun badan kami udah capek. Satu persatu pos bisa kami jalani dengan cukup baik, mulai dari penanggulangan bencana, navigasi darat, pioneering, survival, sampai pos terakhir yaitu mounteneering. Kemudian dari pos mounteneering kami lanjutin perjalanan untuk kembali ke bumper, sesampainya di bumi perkemahan kami bersih-bersih diri dulu dan istirahat sebelum ikut acara caraka malam atau upacara api unggun.

Pada caraka malam ini selain penyalaan api unggun juga digelar dangdutan biar rasa penat hilang setelah berkemah selama  kurang lebih 4 hari. Pas acara dangdutan ada cowok yang ternyata nabrak aku sampai topiku jatuh, dia ambil topi itu, lalu memberikannya padaku.

“kak maaf ya nggak sengaja” ujar cowok yang menabrakku.
“iya kak gak papa kok” jawabku.
“eh kok kaya kenal suaranya yaa, nama kakak siapa?”
“nama aku Fira kak”
“eh kak Fira toh, ketemu lagi nih kak, aku Fadhil kak yang kemarin minta nomer handphone kakak waktu anjangsana”
“oalah kak Fadhil to, kirain siapa tadi”
“Fir ayo kesana yuk udah ditunggu temen-temen tadi tuh” ajak Dina yang saat itu lagi jalan bareng denganku.
“iya-iya Din. Yaudah yaa kak aku gabung sama temen-temenku dulu disana ya”
“iya kakak”

Saat aku udah gabung sama teman-temanku yang lain, kok aku rasa ada orang yang selalu perhatikan aku ya, benar aja kak Fadhil lagi memperhatikanku dari jauh dan saat pandangan kami lagi bertemu dia langsung senyum kepadaku. Tapi aku tidak terlalu menghiraukan hal itu karena aku lagi nikmatin malam terakhir ini sama teman-teman aku. Kami isi malam terakhir ini dengan bernyanyi, menari sambil bercanda bersama. Tidak lupa setelah acara dangdutan ini selesai, kami lalu keliling ke tenda-tenda kontingen lainnya buat ucapin salam perpisahan.

Waktu nunjukin pukul 07.00 dan tiba saatnya kami ikut upacara penutup sekalian pengumuman pemenang lomba. Upacara penutupan ini berjalan dengan lancar serta khitmat. Sekarang tibalah saatnya pengumuman pemenang lomba.

“juara satu lomba relly Saka Wirakartika se-Jateng dan DIY diraih oleh kontingen dari……. Kabupaten Semarang. Silahkan salah satu perwakilan maju untuk terima piala”.

Kemudian Satria sebagai ketua kontingen maju buat terima piala tersebut.

“Fir apa beneran kita yang menang nih?” ujar Eka belum percaya
“iya kontingen kita yang menang juara satu relly saka” jawabku
“gak nyangka ya kita bisa menang, padahal kita ikut perkemahan ini juga seadanya” kata Rahma
“alhamdulillah itu berkat usaha kita bersama” jawab Lintang

Kami semua bahagia dengan hasil usaha kita yang ternyata tak sia-sia. Sesampainya di Koramil Ungaran akhirnya kami langsung rayakan kemenangan kami.

Seminggu pasca pulang kemah kak Fadhil kembali hubungin aku. Dia tanya-tanya banyak hal tentangku dan begitupun sebaliknya. Semenjak hari itu aku jadi makin dekat dengannya, aku rasa nyaman banget. Beberapa bulan kemudian dia ngajak aku ketemuan, dan dia bilang akan jemput aku di rumah. setibanya dirumah kak Fadhil ijin sama orangtuaku buat mengajakku jalan. Setelah dapat ijin, kak Fadhil ngajak aku ke suatu tempat yang lumayan romatis. Tidak aku sangka disana dia nyatakan perasaannya padaku serta memintaku untuk jadi pacarnya. Dia juga kasi aku seikat bunga mawar merah. Aku merasa meleleh dengan kejutan yang ia berikan, serta aku berikan dia jawaban iya yang artinya aku mau jadi pacarnya.

“kamu beneran mau jadi pacarku?”
“iya dong kakak aku mau”
“yeeee makasih yaa sayangkuh”
“iya kak sama sama yaa”
“sekarang jangan panggil kakak dong, kan dah jadi pacarku hihihi”
“iya deh kak, ehhh salah maksudku sayang hehe”

Dan hubungan kami pun berjalan dengan cukup baik, tiap malam minggu kak Fadhil selalu nyempetin waktu untuk mampir ke rumahku. Dia juga selalu bawakan bunga mawar merah buat aku. Tidak terasa hubungan kami udah beranjak 6 bulan serta dari bulan ke bulan kami rasa makin sayang satu sama lain.

Hari ini sepulang sekolah aku ngajak Rahma pergi ke gramed. Disana tidak sengaja aku lihat Fadhil dengan seseorang perempuan, kemudian aku coba buat hubungin dia.

“kamu sedang ada dimana?” tanyaku
“aku lagi pergi ama temen nih, kenapa?”
“emangnya pergi kemana sih?”
“ke rumah temenku nih ngerjain tugas tadi, emang ada apa?”
“gak papa kok, soalnya tadi aku lihat orang yang mirip sama kamu, tapi mungkin aja salah orang”
“ya udah ya saying aku lanjutin buat tugas dulu yaa”
“iyaa kakak”

Dalam hatiku pun berkata “sekarang kamu berani bohong sama aku yaa kak dan sebenarnya siapa sih perempuan itu?” Karna udah malas, akhirnya akupun ngajak Rahma pulang walau kami belum jadi beli buku. Rahma seperti bingung tetapi dia tak tanya padaku dan langsung mengiyakan aja permintaanku.

Sehabis kejadian itu Fadhil jadi jarang memberiku kabar, dia juga tak dateng ke rumahku. Aku jadi merasakan ada perubahan yang cukup besar darinya. Akupun berpikir mungkinkah perempuan yg beberapa waktu lalu aku lihat bersamanya adalah pacar barunya? Apa kak Fadhil udah gak sayang lagi sama aku?. Tiap hari pertanyaan itu muncul dipikiranku dan itu sangat-sangat ganggu kegiatanku sehari-hari.

“maaf ya sayang malam ini aku gak datang ke rumah, kebetulan aku ada janji sama temen-temenku”
“teman apa teman? Palingan kamu juga main sama cewek lain kan”
“kamu lagi ngomong apaan sih? Cewek yang mana? Ya terserah kamu sih mau percaya apa gak”
“yaa udah lah ya kalo kagak mau jujur”

Akhirnya malam minggu ini aku jalani hanya dengan diam merenung di kamar karena Fadhil tak datang ke rumah. Saat aku lagi dengerin musik tiba-tiba ada yang ketuk pintu kamarku. Aku pun buka pintu dan ternyata yang datang itu adalah kak Fadhil. Dia datang sambil bawa kue, bunga, serta kado.

“happy birthday to my dear”

“loh kok kamu bisa ada disini? Katanya tadi kamu ada janji ama teman, eh bukan temen deng tapi cewek barunya kamu itu loh” kataku sinis

“emang gak boleh yaa kalo aku ke sini? Cewekku itu kan kamu sayang”
“gak usah bohong deh kamu”
“aku gak ada bohong loh serius deh”
“lalu kalo kamu kagak bohong kenapa kemaren kamu gak jujur waktu aku tanya kamu itu lagi ada dimana? pas itu aku lihat kamu lagi sama seorang wanita di gramedia tetapi kamu bilangnya kamu lagi ada di..” jari telunjuk Fadhil mendadak di tempelkan di bibirku serta langsung potong pembicaraanku
“ssssttt ditinggal beberapa hari aja kok yaa jadi cerewet banget kamu yaa hehehe. Dengerin dulu dong penjelasan aku yaa, waktu itu tuh aku pergi sama Tasya, nah dia itu saudara sepupuku aku, aku minta dia buat bantu pilihin kado yang cocok buat kamu. Aku emang sengaja boong soalnya aku pengen ngasih surprise sama kamu sayang”
“tapi kenapa kamu gak bilang ama aku sih”
“namanya juga pengen ngasih kejutan, kalo aku bicara jujur ya bukan kejutan dong namanya. Aku minta maaf yaa udah bohong sama kamu sayang, jangan marah lagi ya hehehe”
“iya aku maafin deh, aku juga minta maaf karna udah salah paham sama kamu sayang”
“iya sayangku, aku sayang sama kamu”
“aku juga sayang sama kamu”
“ayoo dibuka dong kadonya”

Setelah di buka ternyata kotak kado dari Fadhil berisi sebuah kalung serta boneka. Kemudian Fadhil pun segera pasang kalung itu di leherku.

“makasih ya sayangkuh, aku suka banget kadonya”
“beneran suka kadonya doang nih? Kalo sama orangnya suka gak hehe?”
“hehe suka dong”
“nah sekarang coba deh perut bonekanya kamu pencet”
saat aku pencet boneka itu lalu berbunyi “haii Fira aku sayang kamu”.
“aku juga sayang sama kamu Fadhil. Makasih yaa aku serius seneng banget deh”
“iya sama-sama sayang”

Itulah beberapa contoh cerpen cinta. Berikut contoh cerpen yang tak kalah menarik yaitu contoh cerpen horor.

Cerpen Remaja Horor

Suatu cerita yang sangat laris saat dijadikan cerpen yaitu cerita horor yang di dalamnya ada kisah remaja juga. Bahkan kisah horor dari cerpen tidak akan terasa menakutkan karena terselih kisah ringan remaja. Berikut ini contoh cerpen horor yang bisa dijadikan referensi membaca, selamat menikmati yaa

 Cerpen Horor

Indigo Juga Manusia

Saat duduk diam ada seorang remaja putri di bangku belakang yang paling ujung. Semua itu karna dirinya emang berbeda dan masih banyak orang yang tak terima perbedaan itu. Lea sedang berusaha agar tak mempedulikan tatapan teman-temannya yang sedang menatapnya aneh.

“Alea Pramanda”

Lea pun berdiri “Saya ibu” ucap Lea.

Seketika kelas pun jadi gaduh serta menatap Lea dengan penuh rasa kebingungan.

Mata tajam yang sangat dingin pun langsung memandangi Lea dari bangku pahlawan tanpa tanda jasa “Anak baik, dipanggil ibu yaa harusnya jawab ya” ucap wanita itu sebelum pada akhirnya matanya memelotot dan seketika darah mulai mengalir dari mulutnya.

“Lea duduk” ujar seorang guru yang baru aja buka pintu.

Tetapi terlambat, teman Lea yang ada di depan saat ini tiba-tiba sudah kejang-kejang. Akhirnya perlahan tapi pasti semua murid pun berteriak histeris serta hanya menyisakan Lea dan guru yang baru saja datang.

Lea pun ketakutan tapi guru tersebut berusaha menenangkannya “Lea tak apa, ibu di sini, kamu bisa bantu teman-temanmu kah? Sekali ini aja Lea tolonglah”

Sebenarnya Lea tak mau untuk tolong mereka, beberapa minggu yang lalu Lea hampir aja dikeluarkan dari sekolah karna mereka tiba-tiba berdemo dan pengen Lea pergi dari sekolah.

Lea tak pernah minta untuk berbeda, Lea cuman pengen mereka tahu aja bahwa walaupun Lea seorang indigo, tapi Lea tetaplah manusia.

Langkah Lea yang seketika menyelinap menuju kerumunan teman-temannya yang lagi menjerit-jerit. Lea pun segera menghentikan langkahnya pas pada sesosok makhluk yang selalu di benci Lea, sesosok makhluk yang tak tahu tempat serta hanya menyusahkan Lea.

“Pergi kamu!!!!” ucap Lea saat ada pas di depan makhluk yang bisa menimbulkan kegaduhan satu sekolah.

Tenaga Lea berasa terserap serta tubuhnya benar-benar lemas, pada akhirnya Lea pun jatuh pingsan tak sadarkan diri karena kelelahan.

Lea kadang sering berharap matanya tak terbuka lagi jika hanya untuk ngeliat mereka yang tak sama dengannya. Rasanya udah sangat lelah. Tetapi kenyataanya Tuhan masih berikan Lea umur yang panjang.

Hanya saja yang berbeda saat ini adalah saat buka mata ada beberapa teman di kelasnya yang telah menunggu Lea sadar serta langsung mengucapkan terima kasih. Hati Lea pun terasa sangat hangat serta isak tangis tidak lagi tertahankan.

Itulah beberapa contoh cerpen remaja yang populer serta begitu banyak peminatnya. Semua cerpen tentu aja punya pesan yang tersirat di dalamnya, semuanya tergantung bagaimana pembaca tersebut mengartikannya.

Semua itu karna penulis cerpen sekarang pintar dalam mengaduk perasaan serta menyelipkan pesan dalam sebuah cerpen tersebut. Bahkan meskipun itu sebuah cerpen horor sekalipun. Semoga contoh cerpen singkat diatas dapat bermanfaat.

Komentarmu.com

Contoh Cerpen Tentang Remaja Romantis

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy link