Contoh Cerita Inspiratif Kesuksesan hingga Percintaan

  • Whatsapp
contoh cerita inspiratif

Contoh cerita inspiratif  –  Semua manusia ingin mencapai kesuksesan namun tidak semua siap memulainya dari bawah. Memang memulai dari bawah sangat susah, sulit, bahkan hingga berdarah-darah, itulah makanya tidak semua ingin menghadapi masa-masa itu. Mungkin hanya segelintir orang yang siap melewati masa masa itu. Mereka yang punya hati yang besar, sabar, dan pantang menyerah akan mampu mencapai sukses. Nah kisah kisah mereka tentu sangat menarik dan akan sangat inspiratif saat diceritakan kembali.

Cerita tersebut tentu akan memberi semangat dan inspirasi bagi pembaca bahwa semua orang bisa sukses sekalipun tak memiliki apa-apa selain niat dan kerja keras. Sama halnya dengan contoh cerita-cerita inspiratif di bawah ini. Semua bercerita tentang bagaimana sebuah kesuksesan dapat diraih walau dengan banyak keterbatasan. Namun sebelum menyimak contoh cerita inspiratif di bawah ini, coba simak ciri-ciri teks cerita inspiratif di bawah ini.

Bacaan Lainnya

Ciri-Ciri Teks Cerita Inspiratif

Nah sebelum memahami lebih lanjut apa cerita inspiratif tersebut, yuk simak ciri-ciri teks inspiratif berikut ini.

  1. Sebuah teks cerita inspiratif terdiri dari beberapa bagian yaitu orientasi, peristiwa, komplikasi, resolusi, dan yang terakhir kode.
  2. Sebuah teks cerita inspiratif memiliki tema teks yang spesifik yang kemudian diramu menjadi sebuah cerita menarik.
  3. Sebuah teks inspiratid mengandung sebuah pesan yang ingin disampaikan kepada pembaca melalui pemaparan di setiap bagian sebuah teks cerita inspiratif dan tentunya bisa memberikan inspirasi pada pembaca.
  4. Umumnya sebuah teks cerita inspiratif menceritakan sebuah kehidupan seorang karakter yang dijadikan sebagai panutan para pembacanya.

BACA JUGA: Contoh Cerpen Singkat Terbaik: Persahabatan, Romantis, Sedih

Struktur Teks Cerita Inspiratif

Seperti yang disampaikan pada ciri-ciri teks cerita inspiratif, teks ini memiliki beberapa bagian yang dijelaskan lebih detail di bagian bawah ini.

  1. Orientasi

Sama seperti teks laininnya, bagian orientasi mengenalkan pembaca pada tokoh serta latar dari sebuah cerita inspiratif.

  • Peristiwa

Bagian peristiwa merupakan bagian yang berisi beberapa rangkaian peristiwa yang terjadi pada tokok dalam sebuah cerita inspiratif.

  • Komplikasi

Bagian ini merupakan puncak dari peristiwa-peritiwa yang terjadi sebelumnya dan menuju untuk menemukan sebuah solusi atau jalan keluar dari masalah yang terjadi pada sebuah puncak peristiwa.

  • Resolusi

Resolusi merupakan bagian dimana pemecahan masalah yang sudah terpuncak dilakukan. Ini adalah proses pengenduran dari proses komplikasi.

  • Koda

Koda merupakan bagian akhir atau penutup yang juga menjadi kesimpulan dari sebuah cerita inspiratif dan biasanya mengandung sebuah pesan moral.                       

Itulah beberapa bagian dari teks cerita inspiratif, Untuk lebih lanjut memahami teks cerita inspiratif. Berikut adalah contoh cerita inpsiratif.

Cerita Inspiratif Singkat Beserta Strukturnya                

Berikut ini adalah contoh cerita inspiratif singkat lengkap dengan strukturnya. Simak di bawah ini.

Kepedulian pada Sesama

a. Orientasi

Made adalah seorang pensiunan muda. Dulu ia bekerja sebagai guru namun karena alasan tertentu akhirnya dia memilih untuk pensiun muda. Sehari-hari Made membantu orang di sekitar yang kesulitan dari masalah ekonomi. Dia bersama beberapa teman-temannya menggalang donasi untuk membantu mereka yang membutuhkan uluran tangan.

b. Kerumitan Peristiwa

Made kali ini menyalurkan bantuan di sebuah desa kecil yang memiliki banyak penduduk tidak mampu. Saban hari ia kemudian pindah ke desa kecil lainnya untuk memberikan bantuan yang sama. Donasi demi donasi Made dapatkan dari sanak teman dan orang-orang bak yang datang tiba-tiba menghubungi Made dan memberikan sejumlah uang kepada orang-orang membutuhkan.

c. Komplikasi

Suatu hari Made membagikan sembako di Desa Marna. Saat akan memberikan bantuan, Made dan timnya dirampok oleh sekawanan orang yang tidak dikenal. Mereka ditawan dan dirampas barang bawaannya. Sehingga tak bisa menyalurkan bantuan yang seharusnya mereka sumbangkan.

d. Resolusi

Warga sekitar akhirnya mendengar hal tersebut dan bergabung mengurung tempat mereka ditawan dan dikelilingi oleh kawanan perampok. Walau ada beberapa warga yang cedera, perampok melarikan diri kalang kabut dan Made beserta timnya berhasil diselamatkan. Tentunya bawang bawaanya juga masih aman dan kemudian segera dibagikan ke mereka yang membutuhkan.

e. Koda

Niat baik Made serta timnya dan para donatur dilindungi dan diberikan jalan. Meski menghadapi perampok namun akhirnya dapat diselesaikan dengan baik dan niat baik itu tercapai. Disaat Made peduli pada orang-orang yang sedang membutuhkan, disaat itu juga ada yang peduli dengan keadaan Made meskipun dalam bahaya.

Nah itulah tadi sebuah contoh cerita inspiratif tentang kepedulian lengkap dengan strukturnya. Nah lebih lanjut untuk memahami teks cerita inspiratif, simak contoh berikutnya.

Cerita Inspiratif Singkat    

Ini adalah beberapa contoh cerita inspiratif singkat dari berbagai tema. Simak contoh cerita inspiratif di bawah ini.

kisah inspiratif

Cerita 1

Menerima Kenyataan dengan Tulus Ikhlas

Dalam suatu siang, Ibnu Abbas berbicara dengan sahabatnya. “Hei kawan, apakah kau mau bertemu dengan seseorang yang kelak akan menemui surga?” Sang kawan pun menjawab dengan senang hati, “mengapa tidak, mari saya ingin melihatnya.” Kemudian mereka berdua berangkat menuju sebuah tempat di bagian barat dunia.

“Apa kau lihat wanita yang berkulit sawo matang dan berambut ikal itu?” tanya Ibnu kepada kawannya. “Iya, saya melihatnya” sahut sang kawan. Ibnu melanjutkan “Iya sebenarnya sedang menderita sakit keras dan tidak mendapatkan obatnya kecuali dengan bersabar.” “Oh ya?” Sahut sang kawan.

“Dulu Rasul pernah bercerita padaku bahwa ia adalah wanita yang datang menemui Rasul untuk meminta didoakan agar penyakitnya segera sembuh karena ia sungguh merasa tidak menjalani hidup di dunia.” “Rasul pun membalas bila kau mampu bersabar, dan menerima penyakit itu kelak saat kau meninggal, kau akan langsung masuk surga, namun bila kau mau aku bisa saja mendoakan agar kamu bisa segera mendapakan kesembuhan.” Jelas Ibnu. Lalu sang kawan pun bertanya, “lantas apa yang dilakukan wanita itu?”

Ibnu menjawab dengan nada santai, “wanita itu memilih untuk sabar dan menerima keadaan penyakitnya.” Sang kawan pun terdiam dan berparas terharu.

Cerita seorang wanita itu memberikan gambaran bahwa tidak semua masalah harus benar-benar diselesaikan. Namun begitu kesabaran adalah kunci utamanya, entah akan diselesaikan sekarang atau menunggu beberapa waktu sehingga masalah itu dapat ditangani. Menjadi sabar dan menerima keadaan apa adanya kadang pilihan untuk menyelesaikan sebuah masalah daripada melakukan sebuah perlawanan yang mungkin hasilnya akan sia-sia.

Cerita 2

Tak Ada yang Tak Mungkin, Bahkan Saat Merasa Terpuruk Sekalipun

Sejak balita aku memang tidak dirawat dengan baik. Kedua orang tuaku berpisah beberapa saat setelah aku dilahirkan. Sejak itu nenekku yang mengambil alih dan mengasuh aku hingga dia benar-benar tida mampu lagi bisa mengasuh aku. Saat itu umurku 10 tahun, nenek pergi meninggalkanku selamanya dan aku dititipkan ke pamanku. Ketika tinggal bersama pamanku, aku tidak diberikan kehidupan yang layak. Aku diminta untuk melakukan hampir semua pekerjaan rumah, sedangkan mereka bersantai-santai. Setiap hari ada saja hal yang harus aku kerjakan entah itu terlihat penting atau bahkan tidak penting. Aku benar-benar muak dengan keadaan ini. Bahkan saat makanpun aku tidak diberi cukup makan. Terkadang hanya sisa-sia dari makan malam mereka.

Suatu hari saat aku merasa benar-benar muak, aku kabur dari rumah pamanku. Saat itu aku diminta keluar berbelanja membeli perlengkapan rumah namun aku kabur dengan uang belanja tersebut. Aku naik kereta ke rumah ayah yang pernah nenek ceritakan. Ia bekerja menjadi tukang cukur di daerah Jakarta Selatan. Ia tak percaya bahwa itu adalah aku, namun aku berusaha meyakinkannya dengan menyebut namanya, nama ibu, dan juga nama nenek. Setelah beberapa saat dia sadar dan dia mengajak aku pulang ke rumahnya.

Disanalah kemudian aku meluapkan kekesalanku dengan belajar dan banyak membaca. Aku mendesak agar aku bisa sekolah. Ia kemudian mengajakku ke sebuah rumah kawan lamanya. Setelah berbicara, kawannya mau membantu aku agar bisa bersekolah. Beberapa kemudian aku bersekolah di salah satu sekolah yang dekat dengan rumahku. Dengan beberapa ketentuan dan ujian singkat akhirnya aku layak bersekolah di tempat tersebut.

Setiap malam aku terus berusaha, belajar dan mengejar ketertinggalan tersebut. Suatu hari aku mendapat juara kelas dan terpilih mewakili sekolah untuk berlomba di tingal kecamatan, setelah itupun banyak ada kesempatan dan selalu mendapatkan juara dan penghargaan.

Saat usiaku 17 tahun, aku tamat dari sekolah menengah atas dan mendapatkan beasiswa belajar di luar negeri. Ketika itu bapakku sakit, dan aku harus menunggu agar bisa berangkat ke luar negeri. Saat ia sembuh aku akhirnya berangkat ke luar negeri untuk mengambil beasiswa tersebut. Pahitnya hidupku, ketika 2 semester tersisa aku mendengar berita duka dari bapakku. Sungguh begitu memilukan karena pulang tidak bisa diwujudkan karena visa yang sangat terbatas serta keadaan finansial sangat memprihatinkan. Disana kemudian aku bekerja sembari menyelesaikan kulaih semester akhirku. Setelah lulus aku dipanggil bekeja di Indonesia di sebuah perusahaan ternama. Aku sangat bangga karena aku menjadi wanita pertama yang bisa langsung menjadi salah seorang manager di perusahaan tersebut.

Ini sebuah pencapaian yang luar biasa meski ada banyak duka yang menyelimuti perjalanan hidup ini. Namun tak ada yang tak mungkin saat tekad dan keyakinan benar-benar ada memacu jalannya hidup ini.

Cerita 3

Segelas Jus Alpukat

Di sebuah restoran bintang lima, seorang kakek tua datang dengan baju yang lusuh dan sandal jepit yang sudah lama. Ia kemudian menuju sebuah meja yang mewah, namun kemudian seorang waiter mendatanginya. Seorang waiter itu pun bertanya apakah yakin sang kakek akan duduk disana mengingat meja tersebut memiliki minimum pembelanjaan. Sang kakek tidak menjawab namun menghentikan niatnya dan menuju sebuah meja kecil di pojok restoran tersebut. Nah sang waiter pun membiarkan sang kakek dan tak menghiraukannya. Beberapa saat sang kakek duduk, tak satupun ada yang menghampirinya. Sementara waiter dan waitress yang lain menyibukan diri dengan tamu lain atau teman kolega kerjanya. Sang kakek kemudian melambaikan tangan, bahkan sudah kesekian kalinya.

Selang beberapa waktu, seorang waitress dengan ekspresi judes mendatangi kakek tersebut. Sang kakek pun kemudian meminta segelas jus alpukat. “ Hanya itu pak?” sahut sang waitress dengan judes. Sang kakek pun mengiyakan. Beberapa saat kemudian, jus alpukat datang dan sang kakek langsung meminta bon dari jus tersebut. Setelah sang kakek menikmatinya. Ia menaruh uang 200 ribu rupiah diatas bon tersebut. Padahal jus tersebut hanya 50 ribu rupiah. Sang kakek pun meninggalkan restoran dan tersenyum kepada sang waitress saat berpapasan.

Mengetahui uang yang diberikan lebih, sang waitress berlari mengejar sang kakek. Sang kakek pun kemudian berkata “Bawa saja kembaliannya, Nak.” Sang waitress pun terdiam dan termenung melihat sang kakek berjalan meninggalkan restoran.

Jangan pernah meremehkan siapapun terlepas dari bagaimana mereka berpenampilan. Karena di dunia ini siapapun bisa saja menjadi siapapun sesuka hati mereka. Lebih dari itu, penampilan tidak bisa dijadikan sebuah patokan dalam menilai seseorang secara keseluruhan. Karena penampilan bisa saja bohong namun kepribadian tidak akan bisa dibohongi.

Cerita Inspiratif Tentang Tanggung Jawab         

contoh cerita inspiratif

Nah berikut ini adalah contoh cerita inspiratif dari sebuah atlet lari tentang pecaya diri dan tanggung jawab diri sendiri. Simak contoh cerita inspiratif di bawah ini.

Katakan Bisa dan Kau Benar-Benar Bisa

Di sebuah sekolah menengah sedang dilakukan pemilihan atlet lari jarak pendek. Setelah melalui beberapa tes, Deny terpilih menjadi atlet terpilih untuk mewakili sekolahnya berlomba di kancah provinsi. Minggu depan adalah hari dimana Deny akan berlomba dan diantar oleh Guru Olahraga sebagai pelatihnya.

Waktunya pun tiba, 30 menit sebelum perlombaan Deny sudah bersiap di tenda kelompok para atlet. Saat itu terpancar keraguan, melihat banyak atlet-atlet terkenal yang akan ia ajak bertanding. Beberapa dari mereka adalah juara di kelasnya dan pernah mewakili provinsi tersebut dalam Pekan Olahraga Nasional. Karena ini adalah kali pertama Deny tampil di luar, ia merasasangat tertekan akan tanggung jawabnya mewakili sekolahnya. Wajahnya semakin usang saat seorang atlet bertanya, “Baru pertama kali ya? Tumben saya lihat.” Deny tak membalas hanya tersenyum kecil sambil menganguk. Kata-kata itu biasa saja namun baginya sangat membuatnya tidak percaya diri. Ia kemudian merasa tertekan karena takut bila kalah.

Melihat wajah Deny yang risau, sang pelatih mendekatinya. “Den, kamu tidak apa kan? Mengapa wajahmu usang seperti itu?” Sembari mengajak jalan Deny ke arah belakang. “Pak, maaf saya tidak siap. Saya tidak bisa melanjutkan lomba ini” jawab Deny sambil gugup. “Den, ini memang yang pertama tapi Bapak yakin kamu bisa.” Tungkas sang pelatih. “Mereka semua profesional pak, bagaimana saya bisa menang?” tanya Deny. “Den, kamu tidak boleh melihat kesana, lihat saja kedepan, lihat garis finish, yakin kamu bisa finish pertama. Jangan remehkan dirimu sendiri, ini tanggung jawab kamu pada dirimu, bukan pada saya, atau bahkan sekolah.” tungkas sang pelatih. “Tapi pak,” “ Den, liat garis finish, jangan menoleh ke belakang, ke samping atau ke atas. Liat garis finish dan kamu akan memang.” Wajah Deny berubah, wajahnya terlihat lebih cerah, “baik, Pak” jawab Deny lugas. Panggilan untuk para atlet pun dilakukan dan mereka sudah bersiap di garis start tidak luput ada Deny saat itu.

Ia tak melihat lawan di sebelahnya, atau bahkan memperhatikan langit saat itu, matanya hanya fokus kedepan dan melihat garis finish. Ketika pluit berbunyi ia berlari sekencang-kencangnya dan alhasil dia finish pertama. Sebagai pendatang baru, semua mata terkesima dan Deny mendapatkan gelar bergensi pertamanya.

Banyak dari kita yang terlalu memusingkan orang lain padahal ia tak perlu melakukan itu karena akan menambah rumit kehidupannya. Fokus pada tujuan dan mengejar impian adalah sebuah tanggung jawab pada diri sendiri bukan pada orang tua, atau bahkan orang lain yang hanya melihat dari luar tanpa merasakan apa yang sebenarnya terjadi.                 Karena hidup terlalu pendek untuk selalu mendengar komentar orang lain dan membuat semua orang senang.

Cerita Inspiratif Tentang Cinta     

Nah berikut ini adalah contoh cerita inspiratif tentang sebuah kasih antara sepasang suami istri hingga hari tua. Simak contoh cerita inspiratif berikut ini.

Kasih Hingga Hari Tua

Pada suatu siang, sebuah keluarga kecil berkunjung ke rumah masa kecil mereka melihat kakek dan nenek. Sesampainya disana kedua cucunya ditinggalkan oleh kedua orang tuanya untuk urusan penting di kampung halaman dengan beberapa kerabat lainnya. Sang cucu pun bercakap-cakap  dengan kakek dan neneknya karena telah lama tidak bertemu. Ia juga memasakan kakek dan neneknya sebuah masakan enak yang biasa ia buat di rumah bersama keluarga kecilnya. Tibalah saat dia menghidangkan makanan tersebut dan mereka duduk bersama dalam satu meja. Sang cucu pun mengutarakan sebuah pertanyaan yang membuat suasana meja makan menjadi hening sejenak.

“Kek, nek, mengapa kalian selalu akur terus sampai saat ini?” tanya sang cucu dengan penuh rasa ingin tau sembari memotong makanan di piringnya.

Sang kakek dan nenek pun terdiam saling memandang dan kemudian pelan-pelan tersenyum.

“Mungkin nenek akan menceritakannya padamu” sahut sang kakek pelan.

“Dulu kita pernah menonton sebuah acara di televisi, acara itu membahas tentang bagaimana cara menjaga hubungan suami istri hingga hari tua. Nah kami menonton hingga selesai dan mencoba melakukannya. Esok malam kami bersepakat untuk tidur terpisah. Kami masing-masing mencatat apa kekurangan pasangan kami kemudian dibahas keesokan paginya.

Pagi itu tiba, setelah kami sarapan kami saling mengutarakan hal yang tidak disukai pada pasangan kami. Nah nenek pertama kali menyebutkan apa saja yang nenek tidak sukai pada kakek. Ada banyak sekali, bahkan dalam catatan ada hingga dua lembar. Banyak sekali. Kakek sampai tertawa mengapa banyak sekali keburukannya dipandang oleh istrinya. Nah kemudian setelah selesai membahas itu. Kakek pun kemudian mendapat gantinya.” Jelas sang nenek.

Dengan pelan setelah seruputan kopi kakek melanjutkan penjelasan nenek. “Saat itu kakek membawa kertas banyak, tapi tak satupun berisi tulisan. Kakek hanya bilang, tak ada hal buruk padamu yang aku liat dan tak ada satupun dari perilaku atau sikapmu yang ingin aku ubah, tetaplah menjadi seperti ini.”

“Nenek saat itu merasa terharu, sebegitunya kakek menilai nenek walau nenek banyak tidak suka pada dia. Sejak saat itulah tak pernah ada masalah yang begitu besar hingga membuat kami bertengkar hebat dan menyebabkan perpisahan.” Tutup sang nenek.

Sang cucu pun terkesima hingga sempat menghentikan kunyahan makanannya dan terkesima dengan cerita sang kakek dan nenek. Ia bahkan tak membalas sama sekali dan kemudian menganggukan kepalanya sambil melanjutkan kunyahan makanannya.

Darisanalah kita belajar bahwa pentingnya saling menghargai untuk terus menjaga hubungan suami istri. Apapun yang menjadi sikap dan perilaku sang suami dan istri baiknya saling dihargai dan bila ada yang memang tidak sesuai atau tidak sewajarnya hendak dibicarakan dengan baik-baik. Karena perpisahan hubungan hingga perceraian hanya akan membuat hubungan dan situasi rumah tangga semakin tidak karuan dan menemui kebuntuan hingga mengorbankan hal lain dari anak hingga keluarga.

Cerita Inspiratif Tentang Kegagalan        

Berikut ini adalah contoh cerita inspiratif tentang kegagalan serta sukses yang berawal dari sebuah kegagalan. Simak contoh cerita inspiratif berikut ini.

Kegagalan adalah Pengantar Menuju Sukses

Dalam suatu siang, seekor burung tekukur sedang berkeliling untuk mencari makan. Ia melihat lahan pertanian yang sangat luas dan disana juga ada beberapa petani yang sedang memanen hasil pertanian mereka. Burung tekukur itu merasa lapar dan dengan serius mencari tempat dimana ia akan mencari makanan lebih lanjut dan tentu jauh dari manusia-manusia agar terhindar dari bahaya.

Nah kemudian ia akhirnya mendarat, namuan sayangnya ia tertipu karena ternyata ia masuk ke dalam sebuah perangkap yang dibuat oleh sang petani. Perangkap yang dibuat sangatlah kuat menahan burung tekukur di dalam sangkarnya. Sang burung pun akhirnya mengerahkan seluruh kekuatannya untuk keluar dari perangkap tersebut. Apa daya, perangkap yang dibuat sangat kuat sehingga ia tak berdaya untuk keluar dari perangkap tersebut.

Waktu demi waktu, siang hingga malam ia berusaha mengerahkan seluruh tenaganya untuk keluar dan tidak sampai dilihat oleh manusia karena akan sangat-sangat membahayakan baginya. Ia terus berusaha mengerahkan tenaga yang ia punya walaupun sebenarnya dalam keadaan yang sangat lapar. Dengan mengerahkan segala kekuatan yang ia punya untuk lepas dari perangkap akhirnya ia berhasil menembus perangkap yang dibuat oleh manusia. Betapa leganya ia dan segera mengepakkan sayapnya dengan kencang dan terbang tinggi melebihi burung tekukur pada umumnya.

Ia kemudan terbang sangat tinggi bahkan burung tekukur lain tak bisa menjangkaunya. Saat ia berhenti sejenak di sebuah pohon, burung  tekukur lain menghampirinya. Burung lain pun kemudian bertanya mengapa dia bisa terbang sebegitu tinggi dan dengan begitu cepat menyambar anak ayam di darat bak burung elang. Dia pun menjawab saat bahwa dia sempat terperangkap dalam sebuah perangkap manusia yang sangat kuat, dengan sekuat tenanga saya keluar, walaupun sangat melelahkan saya terus mencoba untuk menembusnya, dan dengan kekuatan yang benar-benar penuh akhirnya saya bisa bebas dan terbang setinggi-tingginya seperti apa yang dia lihat. Dia pun menambahkan bila saja dirinya tidak sempat terjebak dalam sebuah perangkap mungkin saja dia tidak akan pernah tau bahwa dia akan mampu terbang degan sangat begitu tinggi melebihi burung tekukur pada umunya. Saat kita benar-benar menginginkan sesuatu terjadi sekalipun itu mimpi yang besar dan kita memiliki tekad dan semangat yang kuat untuk meraih hal tersebut, kita pasti bisa mewujudkannya. Sang burung lain tersebut kemudian terkesima dengan jawabannya lalu pergi meninggalkan Sang Burung Tekukur tersebut.

Banyak orang yang menginginkan kesuksesan. Baik orang miskin hingga orang kaya. Namun tak banyak dari mereka yang mengeluarkan usahanya 100% sehingga tak banyak yang menjadi sukses.

Jika Tidak Sekarang, Mungkin Nanti

Di sebuah kota kecil, ada seorang pemuda yang baru saja memulai usaha. Saat pertama ia membuka tempat usahanya, begitu banyak yang datang dan membuat tokonya menjadi ramai. Namun beberapa bulan kemudian, tokonya berangsur sepi. Sampai-sampai ia harus mengeluarkan uang ekstra dari dirinya sendiri untuk membayar karyawannya.

Ini berlangsung cukup lama bahkan ia sempat menanyakan ke orang pintar mengapa usahanya menjadi sangat sepi belakangan ini. Disana dia diberi tahu bahwa saingan di sebelahnya menggunakan guna-guna untuk menghalau agar tidak ada orang datang berkunjung ke tempatnya. Sang dukun pun juga menambahkan bahwa salah satu karyawannya membawa kesialan. Beberapa hari kemudian anak muda tersebut melakukan apa yang diperintahkan sang dukun, bahkan memecat pegawai yang diberi tahu oleh si dukun. Namun alhasil tetap sama saja, tak ada yang berubah, semakin parah bahkan kondisi tokonya. Ia kemudian semakin takut bila kemudian usahanya gulung tikar.

Kemudian anak muda tersebut memutuskan untuk menemui seorang psikolog untuk meminta pendapatnya terkait apa yang ia alami dengan usahanya. Ia menceritakan sejujur-jujurnya apa yang telah ia alami selama menjalankan usahanya, bahkan menceritakan langkah-langkah yang ia lakukan saat usahanya lesu seperti sekarang.

Sang psikolog pun kemudian memberikan dia sebuah penjelasan. Dia mendepak bahwa usaha anak muda tersebut tidak sedang baik-baik saja. Melainkan dia bilang bahwa usahanya baik-baik dan dia tidak perlu terlalu risau. Banyak yang datang tempatnya bahkan membawa masalah usaha yang lebih pelik dari apa yang anak muda ini miliki sekarang.

 Barangkali ada beberapa hal yang sangat sederhana yang lupa dilakukan sehingga tokonya menjadi sepi seperti sekarang. Sang psikolog pun menyarankan, coba ingat kembali apa yang sempat dilakukan dulu saat ketika menerima banyak pelanggan. Cobalah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan yang ada, walaupun hanya melihat-lihat saja berikan kesan terbaik sehingga nanti itu akan diceritakan ke orang lain baik teman, saudara, bahkan keluarganya. Satu lagi, sang psikolog memahami bahwa nampaknya anak muda ini jarang tersenyum. Cobalah untuk selalu tersenyum saat berada di toko dan ajarkan semua karyawan toko untuk selalu tersenyum. Karena dengan itulah energi positif akan mulai ada di lingkungan toko anda dan hendaknya akan mendatangkan energi positif lainnya.

Setelah mendengarkan beberapa saran tersebut, ia kemudian pulang dan menerapkan apa yang disarankan sang psikolog. Beberapa bulan kemudian toko mereka kembali ramai dan kewalahan melayani pelanggan dan kemudian ia memanggil kembali karyawan yang dia sempat pecat dulu dan mencari lebih banyak lagi karyawan.

Kegagalan saat melakukan usaha adalah sebuah hal yang biasa ditemui. Situasi, kondisi, dan orang lain tidak bisa dijadikan kambing hita dari kegagalan yang kamu alami. Menyelahkan orang lain apalagi adalah sebuah kesalahan yang besar dalam berusaha.

Hal yang paling penting adalah bagaimana kita belajar dan bisa bangkit dari kegagalan yang kita rasakan. Melihat dan mengevaluasi kembali tentu hal yang sangat perlu dilakukan untuk dijadikan cerminan ke depan melakukan usaha berikutnya. Tak banyak yang bisa belajar dari kesalahan itulah sebabnya tak banyak orang sukses. Mereka yang sukses adalah mereka yang mampu belajar dan tidak mengulang kembali penyebab dari kegagalan yang telah ia alami di masa lalu.

Kegagalan sebenarnya adalah sebuah motivasi dan dorongan untuk melakukan hal yang lebih baik lagi dalam usaha yang akan dilakukan berikutnya. Dari kegagalan lah inovasi-inovasi baru itu dibuat. Selain itu kegagalan sendiri adalah sebuah terguan bagi mereka yang berusaha untuk melihat kembali apakah yang sudah mereka lakukan benar atau tidak.

Yakin bila tak mungkin rasanya bila kita terus berusaha dan belajar dari kegagalan akan selalu menemui kegagalan lagi, kegagalan hanya kita temui saat kita benar-benar menyerah dan berhenti berusaha. Pastilah suatu hari satu dari beberapa kegagalan yang telah dilalui akan menemui hal yang dinamakan kesuksesan. Kunci dari semua ini adalah jangan pernah berhenti mencoba, belajar, bangkit segera dari kegagalan, dan sukses. 

Cerita Inspiratif Panjang               

Berikut ini adalah contoh cerita inspiratif yang panjang dan memiliki makna yang mendalam. Simak contoh cerita inspiratif berikut ini.

Kamu Tahu Apa Yang Kamu Harus Lakukan

Dalam sebuah siang yang cerah, seorang anak muda dengan gagah berjalan menuju tempat kerjanya dengan membawa surat pengunduran diri. Dia sudah bekerja kurang lebih selama 5 tahun di perusahaan tersebut dan dia merasa lelah dan ingin membangun usahanya sendiri sehingga dia bisa bebas melakukan apa yang ia inginkan pada usaha yang akan ia bangun. Namun malangnya dia sama sekali tidak tahu bagaimana untuk memulai sebuah bisnis dan kemudian mempunyai ide untuk berkonsultasi dengan seorang pakar bisnis.

Ia datang ke sebuah pertokoan terkenal di kota untuk menemui pakar bisnis tersebut. Sesampainya disana ia diberikan kesempatan untuk berkonsultasi paling pertama. Ia kemudian bertanya secara langsung ke pakar bisnis tersebut.

“Pak, saya mohon bantuan, saya mau membuat sebuah usaha namun saya belum terpikirkan membangun usaha apa. Saya sudah bekerja untuk orang lain cukup lama dan ingin membangun sebuah usaha dimana saya mengatur segala isinya tanpa harus tunduk pada orang lain.” Jelasnya pada sang pakar bisnis

“Baik pak, saya ingin bertanya apakah bapak sebelumnya sudah pernah berkunjung ke sebuah tempat misalnya ke sebuah kota lain atau luar negeri?” tanya sang pakar.

“Pernah pak, lalu apa hubungannya dengan ini semua pak? Sahutnya dengan nada sedikit melengking

“Lalu bila pernah, apa saya yang bapak lakukan ketika itu atau mungkin saat bersama keluarga, apa yang keluarga lakukan sebelum memulai kunjungan tersebut?” tanya kembali sang pakar

“Ini hubunganna kemana lagi pak?” tanya kembali sang anak muda dengan sedikit geram.

“Jelaskan saja pak, nanti bapak akan paham kok arahnya kemana.” Sahut sang pakar dengan tenang.

“Oke baiklah, tentu awalnya memilih tempat dimana akan berkunjung atau berlibur, memesan tike pesawat, memesan tempat menginap, menentukan jadwal perjalanan, dan menyiapkan barang bawaan, saya rasa itu saja secara singkat” jawab dengan sedikit kebingungan.

“Jadi begini pak, sama juga halnya dengan membuat usaha, bapak juga mesti melakukan beberapa hal sama dengan saat bapak akan membuat sebuah perjalanan. Bapak harus mempersiapkan dan menentukan usaha apa yang akan bapak buat. Bapak juga mesti menentukan dimana usaha bapak akan dijalankan, di kotakah, di desa, atau di tempat yang jauh dari pemukiman. Selain itu bapak juga harus menentukan rencana-rencana dalam usaha bapak mugkin ada kaitanya dengan target-target usahanya. Kira-kira seperti itu pak” jelas sang pakar bisnis.

Anak muda itu kemudian angguk-angguk sembari mengucapakan terima kasih dengan wajah yang lebih cerah dan senyum di pipinya. Ia kemudian bertanya kembali kepada sang pakar.

“Nah lalu pak untuk saya bisa sukses menjalani bisnis saya apa yang mesti saya lakukan pak?”

Sang pakar tertawa

“Lo bapak kok tertawa, apakah salah saya bertanya seperti itu” sahut anak muda tersebut

“Begini lo pak, kalau Bapak mau ke Prancis sama mau ke Bandung apakah kendaraanya sama? Apakah bapak mau naik mobil ke Prancis dan naik pesawat ke Bandung? Atau sebalinya? Bapak tujuannya saja belum tau sudah nanya terlalu jauh.” Sambil tertawa kecil

“Oh iya iya” jawab kembali si anak muda.

“Begini pak, ada banyak kunci sukses, rajin, tekun, bekerja cerdas, cepat, ramah, modal yang cukup, dan masih banyak lagi. Beda orang beda cara suksesnya. Beda bisnis beda cara suksesnya. Dan bapak sendirilah yang menemukan cara sukses bapak sendiri pada bisnis yang akan bapak pilih sendiri.” Jelas sang pakar

“Oh begitu ya pak, bapak ini benar juga” celetuknya sambil tertawa kecil.

“Iya, itulah kenapa alasannya saja ada dan duduk di depan anda” balas sang pakar.

“Baiklah kalau begitu pak, terima kasih banyak atas masukan yang luar biasa dan saya sangat-sangat bersyukur dipertemukan dengan bapak. Sekali lagi terima kasih pak. Semoga bapak sehat selalu ya”

Anak muda itu kemudian meninggalkan tempat sang pakar bisnis dan kembali ke rumahnya untuk memikirkan apa yang sudah disarankan oleh sang pakar. Ia kemudian memikirkan rencana-rencanya sesuai dengan saran yang diberikan sang pakar bisnis tersebut.

Setahun kemudian ia telah memiliki usaha peternakan ayam yang sangat sukses. Bulan depan ia akan membuka cabang kandang yang baru setelah mengontrak sebuah lahan baru beberapa meter dari kandang awal milik kebunnya sendiri. Ia kini memiliki 20 orang pegawai yang mengurusi usaha peternakannya mulai dari bagian paling bawah yang bersentuhan langsung dengan ayam-ayamnya hingga mereka yang mengurus marketing, serta pengembangan dan evaluasi pola usaha yang ia lakukan selama ini.

Namun apa yang terjadi setahun sebelum ia memiliki usaha peternakan yang sukses ini. Ia sempat gagal menjadi seorang pedagang kopi di kota. Ia juga sempat membangun sebuah restoran kecil menjual makanan-makanan rumahan dengan harga terjangkau. Namun usaha tersebut gagal. Ia kemudian menjadi seorang distributor pakan ayam, hingga sampai saatnya ia menjadi seorang peternak ayam dengan jumlah kandang yang fantastis.

Sesungguhnya tak ada yang tak mungkin dalam membuka usaha. Setiap orang memiliki garis tangannya masing-masing dan layak untuk membuka sebuah usaha. Namun itu semua kembali pada orang tersebut apakah ia sanggup melakukan usaha-usaha yang mungkin bisa dibilang melebihi kewajaran hingga ia bisa menjadi sukses.

Selain itu kunci menjadi sukses setiap orang berbeda-beda. Ada yang menjadi sukses karena memang memiliki modal yang besar sehingga dia bisa bebas melakukan upaya apa karena modalnya sangat lebih dari cukup. Ada yang lain yang bermodalkan kesederhanaan dan menonjolkan ketekunan dan kesabaran. Dan masih banyak lagi tergantung orang yang melakukannya dan kuncinya akan berbeda satu sama lainnya.

Hal yang paling penting adalah kegagalan. Meski ini terlihat buruk namun kegagalan begitu berarti bagi seorang pebisnis. Perlu dipahami bahwa tak semua usaha yang dibangun pertama kali langsung menemukan kesuksesan, sangat jarang kecuali orang tersebut memiliki pengaruh yang besar dan didukung dengan variabel-variabel usaha lainnya. Kegagalan adalah sebuah awal untuk kita belajar betapa pentingnya melakukan sebuah evaluasi dan perbaikan dalam membangun sebuah usaha. Kegagalan juga dapa menjadi pemacu dan motivasi untuk kembali berjuang dengan tenaga yang lebih besar sehingga mampu meraih kesuksesan.

Ketika seseorang mencapai kesuksesan, hanya hasil yang orang banyak lihat, mobil mewah, rumah yang besar, perhiasan yang mengkilap. Mereka tidak pernah tahu dan bahkan melirik kita saat kita pernah gagal pada masa lalu. Mungkin gagal sekali, dua kali, ataupun lebih karena belum menemukan usaha yang cocok dan tepat untuk ukuran diri kita sendiri.

Sehingga sangat penting untuk menghargai sebuah proses dalam berusaha dan kegagalan adalah salah satunya, sebelum kita tak bisa menghindar dari kesuksesan.

Tindakan itu Penting

Diceritakan dalam sebuah kerajaan terdapat peperangan dengan kerajaan lain. Sang Raja sedang kebingungan karena panglima andalannya meninggal di medan perang. Dia harus mengatur strategi peperangan ulang dan segera mencari pengganti panglima secepatnya sebelum musuh semakin mendekat dan merebut kekuasaan wilayahnya. Sang raja pun memanggil dua asisten panglima sebelumnya yang masih bertahan setelah perang beberapa waktu lalu. Kedua asisten panglima tersebut menghadap sang raja.

“Mohon ampun raja, apakah ada sesuatu yang dapat kami bantu?” tanya salah satu asisten sembari berlutut di hadapan tahta singasana sang raja.

“Aku berencana meminta bantuan ke beberapa kerjaan terdekat. Aku akan berkirim surat dengan Raja Manik dan Raja Angga. Aku minta kalian berdua antarkan surat itu sesegera mungkin dan tentu kembali dengan balasan dari mereka”

“Baik raja” sahut kedua asisten panglima dengan tegas

“Kalian harus berhati-hati, musuh sudah barang tentu menintai setiap aktivitas di perbatasan. Kalian tau apa yang harus kalian lakukan sehingga bisa menghindar dari mereka”

“Tentu raja” kembali dua asisten tersebut menjawab dengan tegas.

Jarak kedua kerajaan hampir sama dan di masing-masing perbatasan sudah ada musuh yang terus mengawasi setiap pergerakan.

Malam itu Asisten 2 segera bergegas berangkat ke kerajaan yang dipimpin oleh raja Angga. Ia berpikir bahwa malam musuh akan sedikit lengah dalam berjaga sehingga ia bisa dengan mudah menembus perbatasan. Walaupun dengan ancaman yang mungkin lebih besar namun ia yakin ia bisa melewati perbatasan dan kembali dengan sesegera mungkin.

Di sisi lain Asisten 1 memilih untuk beristirahat, mengumpulkan tenaga dan berangkat di hari esok dengan bugar sehingga bila ada musuh yang mengintainya bisa ia kalahkan.

Keesokan harinya, tepat sekitar dini hari, Asisten 2 datang menghadap sang raja dengan membawa balasan dari Raja Angga. Saat itu pula ia melihat keberangkatan Asisten 1 menuju kerajaan yang dipimpin Raja Manik. Sore hari kemudian, Asisten 1 kembali dengan keadaan babak belur karena tidak berhasil menembus perbatasan karena sudah diintai penuh oleh musuh. Raja sama sekali tidka memberikan apresiasi atau marah pada asisten manapun. Ia hanya mengucapkan terima kasih telah berjuang.

Hari berikutnya, kedua asisten kembali dipanggil oleh sang raja namun dihadapan smeua prajurit yang ada di kerajaan tersebut.

“Hari ini, saya akhirnya saya menemukan siapa yang akan memimpin peperangan esok hari, Asisten 2 aku angkat kau menjadi panglima kerajaan. Apakah kau bersedia?” tanya sang raja di hadapan banyak prajurit

“Bersedia raja” sahut asisten 2 dengan tegas

“Lalu, asisten 1 apakah kau bersedia setia membantu panglima yang notabene adalah asisten 2 dan kerajaan ini untuk berperang?”

“Sangat bersedia raja”

“Baiklah kalau begitu, aku harap kalian bisa bekerja sama dengan baik mengerahkan prajurit esok saat perang tiba. Kembalilah kalian semua dan persiapkan rencana peperangan besok”

“baik raja” sahut semua prajurit serta kedua asisten.

Terkadang tindakan cepat sangat penting dalam menyelesaikan masalah. Begitu juga dalam meraih kesuksesan. Terkadang bukan yang paling pintar, atau palig kuat, atau paling hebat yang menjadi paling sukses tapi ia yang paling cepat mengambil tindakan.

Rencana memang sangat penting namun apalah artinya rencana tanpa tindakan yang cepat dan tepat. Rencana hanya akan tinggal rencana. Mereka yang sukses saat ini adalah mereka yang bertindak cepat dan tepat dalam merespon keadaan sehingga mereka bisa lebih dulu dan menguasai apa yang mereka kerjakan. Terlambat asal selamat kadang tidak berlaku dalam hal ini, namun yang cepat dan tepat lah yang akan menang dan mendominasi.

Nah itulah beberapa contoh cerita inspiratif. Semoga contoh cerita inspiratif diatas dapat bermanfaat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *