5 Contoh Abstrak untuk Karya Ilmiah, Paper, Skripsi, Makalah

Contoh Abstrak Karya Ilmiah, Paper, Skripsi, Makalah – Karya Ilmiah, Paper, Makalah atau Skripsi? Pasti kamu sudah tidak asing lagi mendengar kata-kata ini. Baru mendengarkannya saja sudah terbayang bagaimana sulitnya untuk membuat mereka.

Iya kan?

Kadang atau bahkan seringkali guru atau dosen kamu menugaskan untuk membuat satu dari macam-macam tugas yang saya sebutkan diatas. Kamu sudah mengeluh duluan padahal belum mencobanya.

Apalagi untuk Skripsi? Makhluk menyeramkan satu ini sangat ditakuti oleh mahasiswa semester akhir. Bagaimana tidak? Skripsi merupakan syarat kelulusan bagi mereka. Skripsi bagaikan ajang penentuan masa kuliah kalian selama kurang lebih 4 Tahun.

contoh abstrak

Lalu apa hubungannya artikel Contoh Abstrak ini dengan karya ilmiah, paper, makalah maupun skripsi?

Jadi Begini..

Abstrak adalah gambaran dari suatu makalah, karya tulis maupun skripsi secara singkat, padat dan muah dipahami oleh pembaca. Abstrak berbentuk ringkasan yang menjelaskan point penting dari suatu karya tulis.


Selain itu abstrak juga menjelaskan tentang ruang lingkup dan seberapa luas suatu topik akan dibahas didalamnya. Dengan begitu, pembaca akan paham dengan ide pokok didalam karya ilmiah hanya dengan membaca abstrak ini.
Abstrak memiliki beberapa bagian seperti nama peneliti, nomor mahasiswa, judul penelitian, pokok/rumusan masalah, teori dan metode penelitian yang digunakan, sumber data, variabel, hasil penelitian, dan yang terakhir adalah simpulan dari penelitian tersebut.

Sepenting apakah Abstrak untuk Karya Tulis?

Jadi Abstrak dapat memudahkan kita dalam membuat karya tulis, makalah, paper dan skripsi. Dengan abstrak, semua hal-hal penting sudah ditentukan di awal, sehingga menghindari penulisan karya ilmiah yang keluar dari pokok pembahasan yang sudah ditetapkan sebelumnya pada abstrak.

Artikel terkait : Kumpulan Contoh Karya Tulis Ilmiah Remaja SMA

Seperti saya singgung diawal, abstrak juga memudahkan para pembaca. Semua point-point penting sudah dijelaskan di awal sehingga simpulan. Pembaca akan lebih mudah membayangkan apa saja isi dari karya ilmiah.
Selain itu, jika abstrak dikemas dengan menarik, maka tentu akan mengundang rasa penasaran untuk membaca lebih lanjut. Abstrak diumpamakan seperti cover book, jika tidak menarik, tentu pembaca akan malas untuk membaca isi keseluruhan dari karya ilmiah tersebut

Manfaat Abstrak :
1. To the point. Pembaca langsung disuguhkan pada ide pokok yang akan dibahas tanpa perlu membaca isi/pembahasannya. Pembaca dapat menentukan apakah ia akan melanjutkan membaca atau tidak. Ini akan menghemat waktu pembaca
2. Terdapat Keyword (Kata Kunci). Ini sangat penting untuk menekankan kepada pembaca kata yang penting dari karya ilmiah ini. Keyword sifatnya lebih mudah diingat, simpel namun menggambarkan isi dari karya ilmiah, makalah maupun skripsi. Selain itu kata kunci mempermudah penyimpanan secara elektronik.
3. Membantu penulis untuk menentukan pokok/rumusan masalah, teori dan metode penelitian yang digunakan, sumber data, variabel, hasil penelitian, dan simpulan dari penelitian tersebut. Membuat abstrak di awal dapat mencegah penulis untuk out of topic atau keluar dari poko bahasan

Karena tujuannya untuk memudahkan pembaca, maka Penulis harus mampu memberikan gambaran yang jelas dan mudah dimengerti dengan singkat, padat dan jelas

Lalu bagaimana penulisan abstrak yang baik? Berikut penjelasannya

Judul Tulisan Abstrak
Judul adalah kekuatan utama. Buatlah judul dengan menarik, namun tetap sesuai dengan pokok pembahasan. Judul yang menarik akan membuat pembaca penasaran dan lanjut untuk membaca.

Latar belakang Tulisan Abstrak
Ini dari latar belakang adalah MENGAPA kamu mengangkat topik ini. Jelaskan dengan singkat asal mula topik ini dipilih, seperti misalnya berawal dari masalah sosial, lingkungan atau kehidupan sehari-hari. Kamu tidak mungkin mengangkat suatu topik jika tidak ada permasalahan tersebut sebelumnya. Karena inti dari karya tulis adalah menyelesaikan suatu masalah yang ada melalui penelitian ini.

Metode Penelitian, Sumber data, Variabel dan pendukung lain
Cantumkan metode penelitian yang kamu gunakan, sumber data penelitian, variabel serta data pendukung lain sebagai dasar pembuatan karya ilmiah tersebut.

Gambaran Tulisan Abstrak
Jelaskan gambaran dari karya ilmiah kamu dengan singkat, padat namun jelas dan mudah dipahami. Gunakan kata tanya KAPAN, BAGAIMANA, DIMANA dll untuk menjelaskan gambaran tersebut. Kamu bisa menyesuaikannya sesuai dengan pembahasan yang kamu buat.

Simpulan Tulisan Abstrak
Terakhir, Jelaskan simpulan dari hasil penelitian serta solusi untuk mengatasi permasalahan. Intinya, simpulan harus menjawab pertanyaan dan rumusan masalah yang ada secara singkat.

Kata Kunci (Keyword)
Tulis kata kunci yang penting di bawah simpulan. Kamu harus menyertakan minimal 3 kata kunci

Berikut adalah Contoh Abstrak

ABSTRAK

MENGGAGAS RAGI (YEAST) SEBAGAI ALTERNATIF ALAT KONTRASEPSI (KAJIAN TEORITIS TENTANG PEMANFAATAN RAGI SEBAGAI ALAT KONTRASEPSI UNTUK MENEKAN PERTUMBUHAN
PENDUDUK DI INDONESIA)

Oleh :

Nila Indriana Putri (NIS. 1681), Dewi Prayasanti (NIS. 1875),
I Made Anand Suryaputra (NIS. 1812), dan I Gede Eri Sastrawan, S. Pd
SMA Negeri 2 Negara

          Penulisan karya tulis ini bertujuan untuk memaparkan pemanfaatan ragi (yeast) sebagai alternatif alat kontrasepsi untuk menekan pertumbuhan penduduk di Indonesia. Adapun yang menjadi latar belakang penulisan ini karena Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki jumlah penduduk terbesar di dunia. Ini terjadi dikarenakan jumlah kelahiran di Indonesia yang tidak dapat terkendali. Meskipun pemerintah telah mencanangkan sebuah Program Keluarga Berencana (KB) yang diaplikasikan dengan penggunaan alat kontrasepsi ternyata belum mampu mengatasi masalah yang terjadi. Jumlah kelahiran yang tidak dapat terkendali ini disebabkan karena banyaknya keluarga yang mengeluh tentang penggunaan alat kontrasepsi. Harga mahal, susah didapat dan tidak nyaman saat penggunaannya menjadi alasan bagi mereka yang tidak ingin menggunakan alat kontrasepsi sehingga jumlah kelahiran pun tidak dapat terkendali.

Ragi (Yeast) memiliki potensi yang baik untuk dikembangkan menjadi alternatif alat kontrasepsi guna menekan pertumbuhan penduduk di Indonesia. Potensi ragi sebagai alternatif alat kontrasepsi ditinjau dari kadar alkohol yang diperoleh dari hasil fermentasi ragi yang dapat mempengaruhi kesuburan seseorang. Hal ini membantu untuk mencegah suatu kehamilan sehingga dapat membantu mengendalikan angka kelahiran. Ragi dapat menghambat proses produksi hormon estrogen sehingga tidak terjadi perkembangan ovum (telur). Ragi dapat mengurangi produksi hormon steroid, menghambat ovulasi, dan mengganggu perjalanan sperma melalui tuba fallopian sehingga tidak terjadi perkembangan ovum/sel telur. Penggunaan ragi sebagai alternatif alat kontrasepsi dapat dilakukan dengan mengolah ragi menjadi berbagai olahan makanan dan minuman sehari-hari.

Kata-kata kunci : ragi, alat kontrasepsi, pertumbuhan penduduk

Contoh Abstrak Kedua :

ABSTRAK

PENGEMBANGAN MODUL PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN DALAM
PELAKSANAAN BIMBINGAN PRIBADI BAGI SISWA
KELAS X DI SMA TIGA MARET (GAMA) YOGYAKARTA

Oleh:
Sulistyo Wahyuni
031224001

          Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pengembangan kepribadian bagi siswa kelas X sebagai media dalam pelaksanaan layanan bimbingan pribadi di SMA Tiga Maret (GAMA) Yogyakarta. Modul pengembangan kepribadian tersebut untuk memudahkan siswa dalam pembelajaran tentang pengembangan kepribadian.

Penelitian ini termasuk jenis penelitian pengembangan dengan mengacu pada pendapat Borg & Gall. Produk yang dikembangkan berdasarkan penelitian awal adalah modul pengembangan kepribadian bagi siswa kelas X yang berisi materi-materi pemahaman diri, percaya diri dan tanggungjawab. Subjek uji coba dalam penelitian pengembangan ini adalah subjek ahli, yaitu ahli materi bimbingan pribadi, ahli media pembelajaran dan guru pembimbing, serta subjek siswa kelas X SMA GAMA Yogyakarta sebagai calon pengguna produk. Penentuan subjek tersebut dilakukan dengan random sampling, yang terdiri dari 10 orang siswa untuk uji coba lapangan utama dan 24 orang siswa untuk uji lapangan operasional. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan angket. Angket ini digunakan untuk menilai modul yang dikembangkan dari segi kelengkapan modul, isi materi maupun tampilan fisik modul. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pada uji coba lapangan utama modul pengembangan kepribadian bagi siswa kelas X SMA termasuk dalam kategori baik. Setelah dilakukan revisi, modul hasil pengembangan termasuk dalam kategori sangat baik pada uji lapangan operasional. Dengan demikian, modul pengembangan kepribadian bagi siswa kelas X SMA hasil pengembangan ini layak digunakan oleh siswa.

Kata kunci: Pengembangan Modul, Pengembangan Kepribadian

Contoh Abstrak Ketiga

ABSTRAK

SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
LOKASI CONTOH DAN TITIK PENGAMATAN GEOLOGI
STUDI KASUS GEOLOGI LEMBAR NANGAPINOH,
KALIMANTAN BARAT

Oleh
IRSAN WIDYAWAN (01103002)

Sistem Informasi Geografis Lokasi Contoh dan Titik Pengamatan Geologi Studi Kasus Geologi Lembar Nangapinoh, Kalimantan Barat merupakan suatu sistem yang bersifat keruangan dan membantu memberikan serta menyajikan informasi mengenai hasil survei penelitian geologi yang dilakukan di kawasan Nangapinoh. SIG ini disertai data pendukung yang berguna untuk menyajikan informasi yang dibutuhkan dari kawasan Nangapinoh. Selain it, SIG ini membantu staf telmik yang ada di Pusat Survei Geologi (PSG) untuk mengelola informasi geologi yang

Pembuatan SIG ini menggunakan cara pengumpulan data dengan mengambil data di PSG, mewawancara pembimbing lapangan, studi literatur yang mendukung teori penyelesaian masalah serta Unified Modelling Language (UML) untulc perancangan peranglcat lunaknya disertai juga pengujian perangkat lunaknya. Software yang digunalcan untuk membangun SIG ini yaitu menggunakan Visual Basic 6.0, ArcView 3.3, Microsoft Access 2003 sena Map Objects 2.4.

Kata Kunci Sistem Informasi Geografis (SIG), keruangan, penelitian geologi, Pusat Survei Geologi, Unified Modelling Language

Contoh Abstrak Keempat

ABSTRAK

MEMBANGUN KARAKTER MELALUI KEBIASAAN BELAJAR MATEMATIKA
SISWA KELAS X MULTIMEDIA I SMK NEGERI 01 SURABAYA TAHUN AJARAN
2011-2012

Erlin Ladyawati, S.Pd.,

Harfriful Krisworo Rahayuwanti

Dosen Prodi Pendidikan Matematika UNIPA Surabaya
Mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika UNIPA Surabaya

 

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai karakter yang dapat membangun kebiasaan belajar matematika siswa kelas X Multimedia 1 SMK Negeri 01 Surabaya tahun ajaran 2011-2012. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MULTIMEDIA SMK Negeri 10 Surabaya, yang terdiri dan 2 kelas. Sampel sejumlah 35 siswa diambil dan kelas X MULTIMEDIA I SMK Negeri 01 Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelatif sehingga data dianalisis untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan belajar matematika siswa dengan hasil belajar matematika siswa. Instrumen pengambilan data menggunakan dokumentasi, angket, dan pengamatan langsung yang kemudian dianalisis menggunakan korelasi linier sederhana. Hasil penelitian diperoleh adalah nilai karakter yang dapat membangun kebiasaan belajar matematika siswa yaitu Jujur, Disiplin, Bertanggung jawab, Kerja keras, Percaya diri, dan Mandiri.

Kata Kunci : Pendidikan Karakter, Kebiasaan Belajar Siswa, Matematika.

Contoh Abstrak Kelima

 

KARAKTERISTIK PENDERITA PENYAKIT KULIT INFEKSI PADA PENDUDUK
KECAMATAN KUBU, KABUPATEN KARANGASEM, BALI

Ayu Sutrini N, Dina Wahyuni L Pt, Swastika Adiguna M. Semedha Pindha IGA
Bagian/SMF Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin
Fakultas Kedokteran Universitas Udayaana, RS Sanglah Denpasar
Email : avusutriniavahoo.com

Abstrak

Latar belakang : Penyakit kulit infeksi cenderung ditemukan di daerah beriklim tropis dengan tingkat sosial ekonomi penduduk yang rendah. Kecamatan Kubu di Kabupaten Karangasem , Provinsi bali merupakan daerah beriklim tropis dengan tingkat sosial ekonomi penduduk yang rendah. Penyakit kulit menempati peringkat kelima dari 10 besar penyakit yang ada di daerah ini.

Tujuan : Mengetahui karakteristik penderita penyakit kulit infeksi pada penduduk Kecamatan Kubu

Karangasem Bali pada bulan Februari tahun 2009.

Metode : Dilakukan penelitian descriptive crossectional pada penduduk Kecamatan Kubu Kabupaten Karangasem Bali pada bulan Februari 2009. Diagnosis berdasarkan ananmesis dan pemeriksaan klinis. Pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan adalah pemeriksaan KOH.

Hasil : Dari 178 orang penderita penyakit kulit di Kecamatan Kubu, 91 orang (51,1%) menderita penyakit kulit infeksi yang terdiri dari mikosis (49,5), skabies (32,9), folikulitis (2,2%), impetigo (5,5%) dan ektima (9,9%). Perbandingan antara pria : wanita = 2 : 1, didominasi kelompok usia 25 — 44 tahun (30, 8%) dan terbanyak dibidang pekerjaan pertanian dan peternakan (28,3%).

Kesimpulan : Dan seluruh kasus didapatkan bahwa penderita penyakit kulit infeksi terbanyak adalah laki-laki pada kelompok umur 25 — 44 tahun dan bekerja dibidang pertanian

Kata Kunci : Penyakit Kulit, Iklim Tropis, KOH

Itulah 5 Contoh Abstrak untuk Karya Ilmiah, Paper, Skripsi, Makalah. Semoga bermanfaat dan bisa membantu menyelesaikan tugas dengan cepat.

10 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *